Kontroversi Dibalik Pengangkatan Dirut PT LIB

Berita sepak bola Indonesia – Akhmad Hadian Lukita telah ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB). Tetapi pengangkatan Akhmad Hadian mengundang banyak kontroversi di depan umum.

Dia mengaku tidak memiliki latar belakang sepakbola. Namun jika Anda melihat rekam jejak karirnya, perusahaan yang dikendalikan oleh Akhmad Hadian ini 100 persen mengelola sepakbola Indonesia.

Justru kompetisi League 1, League 2, League 1 U-20, dan lainnya. Jadi, ini bisa dianggap cukup berisiko.

Namun, anggapan beberapa orang itu dibantah oleh Persija Jakarta yang juga setuju dengan penunjukan Akhmad Hadian sebagai Managing Director LIB saat ini. Dia menganggap sepak bola itu mudah dipelajari, yang terpenting adalah orang tersebut memiliki akademisi yang baik.

"Jika rekam jejak sepak bola benar, itu sepertinya tidak ada, tetapi sepak bola hanyalah sebuah produk, hanya belajar sebentar, apalagi dia memiliki latar belakang akademis," Ferry mengutip dari Football5star.

"Sepak bola adalah ilmu terbuka, mudah dipelajari, kecuali jika Anda ingin menjadi pemain sepak bola, Anda tidak bisa instan."

"Yang paling penting adalah untuk korporasi atau LIB, keterampilan manajerial adalah yang paling dibutuhkan dan jika dilihat dari CV itu cukup berkualitas sebagai presiden direktur," lanjutnya.

Di sisi lain ada juga diskusi tentang pengangkatan dua komisioner baru di LIB dari staf khusus Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, Ferry juga tidak ada masalah. Apalagi kedua nama yang diangkat memiliki latar belakang militer.

Dua komisioner LIB baru yang dimaksud adalah Leo Siegers dan Andogo. Menurut Ferry, profil mereka sebagai mantan tentara menjadi modal mereka sendiri.

"Itu luar biasa, terutama karena Pak Leo dan Pak Andogo, mantan pejabat tinggi di TNI, tentu dapat dibagikan karena semakin banyak terlibat dalam pengembangan sepakbola, terutama sebagai komisaris, yang berarti mereka siap untuk menjadi pengawas dan bersama-sama membawa sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik, "katanya.

"Intinya, kerja keras dan kerja taktis sangat diperlukan dengan kehadiran manajemen baru ini dalam situasi yang tidak normal. Semoga pandemi virus korona akan cepat berlalu," kata Ferry.

Pos Kontroversi Di Balik Pengangkatan Presiden Direktur PT LIB muncul pertama kali di Berita Bola Indonesia.